Mahfud MD Desak Polri Periksa Pengacara Denny Indrayana Diduga Bocorkan Rahasia Negara

Menurut Mahfud MD, rahasia negara harusnya jadi konsumsi privasi sebelum resmi diumumkan. Desak polri periksa pengacara Denny Indrayana membocorkan rahasia negara.

Kariadil Harefa
Senin, 29 Mei 2023 | 23:59 WIB
Mahfud MD Desak Polri Periksa Pengacara Denny Indrayana Diduga Bocorkan Rahasia Negara
Menko Polhukam Mahfud MD

Serang.Suara - Denny Indrayana kini jadi incaran, mantan Wamenkumham itu jadi target setelah dianggap membocorkan rahasia negara terkait sistem pemilihan umum alias proporsional tertutup.

Bahkan Menko Polhukam, Mahfud MD turut bersiul melalui media sosialnya, ia mendesak para aparat untuk memeriksa Denny Indrayana.

Menurut Mahfud MD, rahasia negara harusnya jadi konsumsi privasi sebelum resmi diumumkan. Informasi Denny Indrayana viral, setelah mengaku menerima info bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) bakal kembalikan sistem pemilihan umum legislatif ke sistem coblos partai (proporsional tertutup).

Tidak sedikit yang mengomentari cuitan Mahfud MD di Twitter, bunyi siulan itu seperti petikan di bawah ini:

Baca Juga:Golkar Kota Gunungsitoli Optimis Menang Pemilu 2024, Jhon Kristian Ziliwu: Besok Mendaftar ke KPU

"Putusan MK itu menjadi rahasia ketat sebelum dibacakan, tapi harus terbuka luas setelah diputuskan dengan pengetokan palu vonis di sidang resmi dan terbuka. Saya yang mantan Ketua MK saja tidak berani meminta isyarat apalagi bertanya tentang vonis MK yang belum dibacakan sebagai vonis resmi. MK harus selidiki sumber informasinya".

Kemudian Mahfud MD melanjutkan menulis melalui akun twitter pribadinya @mohmahfudmd menanggapi pernyataan Denny Indrayana. Berikut kutipannya,

"Terlepas dari apa pun, putusan MK tak blh dibocorkan sblm dibacakan. Info dari Denny ini jd preseden buruk, bs dikategorikan pembocoran rahasia negara. Polisi hrs selidiki info A1 yg  katanya menjadi sumber Denny agar tak jd spekulasi yg mengandung fitnah," tulis Mahfud, Minggu, (28/5/2023).

"Benar harus diselidiki," ucap Habieb.

"Tangkap saja prof, biar tidak pakai lama. Sama kayak KPK kasusnya, kalau dari pihak lawan memang sensitif, padahal kesalahan besar dari pihak pemerintah didiamin walaupun itu korupsi," ungkap Vendy di kolom komentar.

Baca Juga:Pemilu 2024: Partai PPP Panaskan Mesin Sejak Selasa Kemarin, Nasib Caleg dari Partai Persatuan Pembangunan Padang Terkatung

Cuitan Mahfud MD di Twitter [Twitter]
Cuitan Mahfud MD di Twitter (sumber: Twitter)

Melansir Serang Suara, Senin (29/5/2023) bahwa sebelumnya diberitakan mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Denny Indrayana, mengklaim mendapatkan informasi tentang putusan Mahkamah Konstitusi soal sistem pemilu legislatif.

Informasi yang diperoleh Senior Partner INTEGRITY Lawyers, Denny Indrayana itu tentang MK kembalikan pemilihan legislatif ke sistem proporsional tertutup. Katanya Denny lagi, putusan itu sangat dissenting opinion.

Informasi yang Serang Suara terima bahwa Denny juga dikabarkan masuk dalam kelompok pendukung Anies Baswedan, bakal calon presiden dari Partai NasDem yang kini mendapat dukungan dari Koalisi Perubahan, terdiri atas Partai NasDem, Partai PKS dan Partai Demokrat. [*]

Kontributor: Kariadil Harefa

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Nasional

Terkini

Tampilkan lebih banyak