Penyair William Shakespeare Sosok Populerkan Hari Valentine, Kisahnya Bakal Difilmkan

Serang Suara - Penyair William Shakespeare sosok yang turut mempopulerkan Hari Valentine, kisah perjalanan hidupanya bakal difilmkan dalam bentuk serial drama.

Kariadil Harefa
Minggu, 23 April 2023 | 23:59 WIB
Penyair William Shakespeare Sosok Populerkan Hari Valentine, Kisahnya Bakal Difilmkan
Potret William Shakespeare penyair (Instagram/william.shakespeare.official)

Serang Suara.com - William Shakespeare merupakan seorang penyair, kisah hidupnya bakal jadi film dokumenter dalam bentuk serial drama. Sosok William Shakespeare rupanya yang ikut populerkan Hari Valentine.

Hari Valentine sama-sama kita ketahui jatuh pada 14 Februari, yang pada tanggal itu dianggap sebagai simbol kasih sayang.

Informasi tentang Valentine beragam versi, bahkan ada yang mengemukakan bahwa hari kasih sayang 14 Februari yang diperingati tiap tahun, merupakan kisah seorang pendeta berkirim surat kepada supirnya, mengutip laporan Britannicacom.

Bukan itu saja, ada legenda lainnya dari sisi Valentine, yang mana St. Valentine menetang kaisar atas kebijakan soal melarang pria menikah. Lalu seperti apa peran William Shakespeare penyair kawakan dieranya.

Baca Juga:Serial Film Drama Penyair William Shakespeare Bakal Diluncurkan

Sementara tentang sisi dari Valentine melibatkan William Shakespeare, terdapat dalam catatan Jack B. Oruch, seorang profesor bahasa Inggris Universitas Kansas yang menganalisa tentang analisa penyair Inggris romantis Geoffrey Chaucer soal Valentine.

Pada penelitian  Jack B. Oruch ia mendapati informasi tentang Valentine yang kemudian jadi tradisi kasih sayang melalui karya Geoffrey Chaucer. Beberapa karya terkenal dan sempat viral di eranya tepatya di abad ke-14.

Geoffrey Chaucer  menulis di abad ke-14 dengan judul  "The Parlement of Foules" dan "The Complaint of Mars." Pada buku itu ternyata terdapat peran William Shakespeare, yang diduga ikut andil mempopulerkan Hari Valentine.

Geoffrey Chaucer memahami bahwa Jack B. Oruch maupun William Shakespeare telah mendengar kisah  St. Valentine dari abad ketiga. Hingga mereka wafat, Valentine jadi populer hingga saat ini.

Hari Valentine akhirnya berubah menjadi hari tentang cinta, romantisme, mungkin berkat penyair Inggris romantis Geoffrey Chaucer. The Times mencatat bahwa Jack B. Oruch, mendiang profesor bahasa Inggris Universitas Kansas, membuat argumen kuat untuk memuji Chaucer dengan ide-ide modern tentang Hari Valentine. [*]

Baca Juga:Buncah! Boy Rafli Amar Diduga Masuk Partai PPP, Muhammad Mardiono Angkat Suara

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Entertainment

Terkini

Tampilkan lebih banyak