Berondok di Bekasi, Polisi Padang Pariaman Jemput IRT Penipu Arisan Online

Polisi Padang Pariaman menjemput IRT (ibu rumah tangga) di Bekasi, Jawa Barat, setelah menipu warga dengan motif arisan online.

Kariadil Harefa
Minggu, 11 Desember 2022 | 20:06 WIB
Berondok di Bekasi, Polisi Padang Pariaman Jemput IRT Penipu Arisan Online
Pelaku arisan online yang ditangkap di wilkum Polres Metro Bekasi (Polres Padang Pariaman)

Tim Gagak Hitam Satreskrim Polres Padang Pariaman menangkap pelaku penipuan arisan online, yang merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT) di Bekasi, Jawa Barat.

Pelaku penipuan arisan online itu berondok di Bekasi setelah menipu sejumlah warga di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Penangkapan terhadap IRT berusia 30 tahun berinisial LR itu, usai polisi Padang Pariaman mendalami kasusnya. Yang sebelumnya warga yang merupakan korban dari penipuan arisan online itu melapor ke Mapolres Padang Pariaman.

"Ya, pelaku penipu arisan online itu sudah tim amankan, dan menjemputnya di Bekasi," kata Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, AKP Agustinus Pigai, Minggu (11/12/2022).

Baca Juga:Momen Penista Agama dan Pengujar Kebencian Bertemu Perdana, Ahok Dan Ahmad Dhani Akrab Setelah Bebas Penjara

AKP Agustinus Pigai menerangkan lagi, penangkapan terhadap pelaku, Kamis (8/12/2022). Para korban membuat laporan LP/B/442/XII/2022/POLRES PADANG PARIAMAN/POLDA SUMBAR tanggal 08 Desember 2022.

Polisi berpakaian preman saat menyampaikan bagaimana proses hukum terkait kasus penipuan modus arisan online [Polres Padang Pariaman]
Polisi berpakaian preman saat menyampaikan bagaimana proses hukum terkait kasus penipuan modus arisan online (sumber: Polres Padang Pariaman)

Selain mengamankan wanita penipu arisan online di Padang Pariaman itu, polisi juga menyita satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport Dakar edisi 2017.

"Barang bukti lainnya berupa sejumlah emas yang diduga barang hasil dari perbuatannya," beber Agustinus Pigai.

Agustinus Pigai menerangkan lagi, kalau pelaku mengakui atas perbuatannya, melakukan penipuan terhadap member arisan online, yang merupakan motifnya untuk memperoleh uang.

"Usai menipu para member arisan tersebut, pelaku kemudian melarikan diri ke Jakarta, tim kemudian memburunya, dan bersembunyi di Bekasi," ungkapnya.

Baca Juga:Berikut Peran Penting Sederat Menteri Kabinet Jokowi hingga artis di Acara Pernikahan Kaesang-Erina

Adapun kerugian para korban dari hasil pelanggaran pelaku yang melanggar hukum masih pendalaman. "Kami masih mendalami berapa jumlah kerugian dari tindak pidana penipuan tersebut," ucap Agustinus di Padang Pariaman. [*]

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Nasional

Terkini

Tampilkan lebih banyak